Serangan Aliesha menghantamnya tanpa ampun. Miora sempat menahan napas saat cursed energy asing itu menyusup ke dalam tubuhnya. Saat mencoba bergerak, tubuhnya sama sekali tidak merespons. Rasa frustrasi sempat muncul, tetapi perlahan ia memaksanya tenggelam. Miora memusatkan seluruh perhatiannya pada aliran cursed energy di dalam tubuhnya hingga sedikit demi sedikit pikirannya kembali tenang.
Kurotsume: activated
Cursed energy hitam merambat dari ujung jarinya, membentuk cakar-cakar samar di bawah cahaya bulan merah. Pada saat yang sama, pupil matanya perlahan menyempit menjadi garis vertikal yang nyaris tidak manusiawi bak seekor kucing.
Aliesha tidak langsung menyadarinya. Ia tetap menyerang dengan keyakinan bahwa lawannya sudah tidak mampu memberikan perlawanan berarti. Namun ketika berpindah posisi, pijakannya mendarat tepat di atas lapisan tanah yang telah retak akibat benturan sebelumnya. Retakan itu runtuh sepersekian detik lebih cepat dari yang seharusnya dan membuat tubuhnya sedikit goyah. Bukan sesuatu yang berbahaya namun cukup untuk mengganggu ritmenya.
Suatu kutukan tidak menciptakan kesialan. Ia hanya membuat kemungkinan terburuk menjadi kemungkinan yang paling mungkin terjadi.
Mission:
Menyapa 3 kannagi lain seakan kamu adalah seekor kucing liar dramatis yang mencari ikan asinnya yang dicuri.
ex:
MRRRAAUW! kamu yang curi ikan asinku ya?! balikin sekarang juga sebelum aku panggil komplotan kucing liar komplek sebelah